Target Lepas dari Daerah Tertinggal, Iti Tekan Kades
LEBAK, SNOL – Kepala desa (Kades) diharapkan mampu mencari solusi yang baik untuk setiap permasalahan yang terjadi di desanya. Jika mereka cakap dalam menyelesaikan masalah, ke depan Kabupaten Lebak akan lepas dari daerah tertinggal.“Setiap Kades harus mampu melakukan upaya preventif (pencegahan,red) terkait penyaluran, pengelolaan dan pertanggungjawaban anggaran desa agar tidak terjadi permasalahan di kemudian hari,” kata Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat membuka Rapat Koordinasi Pemerintahan Desa (Rakor Pemdes) se-Kabupaten Lebak TA 2015, yang diikuti oleh 340 Kades dan 28 camat se-Kabupaten Lebak, di aula Multatuli Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak, Selasa (20/10).
Dikatakan Iti, saat ini tingkat penyerapan anggaran dana desa masih sangat rendah, dana desa dari pemerintah pusat sebesar Rp95 miiar baru terserap 27 persen atau sekitar Rp26 miliar. Hal tersebut terjadi karena terlambatnya pengajuan Surat Permohonan Pencairan Dana Desa (SP2D). Oleh karena itu, Iti berharap agar Kades segera merealisasikan program-program yang sudah disusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) tahun ini sebagai penjabaran dari visi dan misi Kades, serta menyelesaikan pembangunan yang terkait padat karya.
Selain itu, Iti juga mengharapkan agar setiap Kades mampu menjalankan roda pemerintahannya yang mengarah kepada desa mandiri, karena anggaran desa cukup besar. Untuk pengadaan barang dan jasa yang akan dilakukan di tingkat desa, Iti meminta agar segera mempersiapkan SDM yang mampu menjadi panitia pengadaan barang dan jasa tersebut, mengingat di tingkat kabupaten saja sudah menggunakan lembaga tersendiri yang menangani masalah pengadaan barang dan jasa yaitu LPSE (Lembaga Pengadaan Sistem Elektronik) dan ULP (Unit Layanan Pengadaan). “Bahkan untuk tahun 2016 mendatang, anggaran desa ditingkatkan lagi menjadi Rp113 miliar yang akan dikucurkan oleh Pemkab Lebak jika Laporan Pertanggungjawaban Tahun 2015 dan kewajiban desa yang lainnya seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sudah selesai,” ujar Ketua DPC Partai Demokrat Lebak ini.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Lebak Rusito menyatakan, semua Kades akan dilatih terkait kepemimpinan agar mereka mempunyai mental yang kuat serta dapat mengasah kemampuan manajerial, sehingga bisa memimpin desanya dengan baik. “Itu sudah tentua akan kita lakukan,” ujarnya.
Sementara itu Kades Sangiang Jaya Kecamatan Cimarga Usep Fahlaludin mengaku siap menjalankan intruksi yang disampaikan oleh Bupati Lebak tersebut. Ia bahkan selalu bermusyawarah dengan aparat desa jika melakukan sesuatu hal yang berkaitan dengan program kerja di desa. “Setiap apapun, kita memang selalu mengadakan rapat,” imbuhnya. (ahmadi/mardiana/jarkasih)