Oknum PNS Terjaring OTT, Menhub Serahkan Penuh ke Polri

JAKARTA,SNOL Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan prihatin dengan adanya oknum PNS di Kemenhub yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Polda Metro Jaya.

Terkait dengan itu, Budi menyerahkan tindak lanjut penangkapan oknum PNS Kemenhub kepada Polri.

“Satu sisi saya berterima kasih kepada Polri, satu sisi prihatin. Kita harapkan teman-teman yang lain, ini menjadi suatu pelajaran, jadi suatu efek jera agar kita tidak melakukan apa yang dilakukan oknum tersebut,” kata Budi di kantornya, Selasa (11/10).

Budi mengatakan, sejak awal dirinya mengamanatkan seluruh jajaran untuk menjalankan tugas dengan jujur dan bersih. Terlebih, berhati-hati dengan adanya pungutan liar (pungli).

“Jangan melakukan tindakan yang tidak governence. Dan memang diindikasikan sulit bagi internal untuk menyelesaikan,” tuturnya.

Karena itu, Kementerian memberikan laporan kepada kepolisian soal adanya indikasi perbuatan yang kurang baik tersebut. “Dan hari ini terjadi,” pungkasnya.

Polda Metro Jaya melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap oknum pegawai negeri sipil (PNS) golongan 2D, Abdu Rasyid karena menerima pungli terkait pengurusan buku pelaut sore tadi.

Polisi kemudian menyegel ruangan loket pengurusan buku laut (SID= Seafer Identity Document) di lantai enam kantor pusat Kementerian Perhubungan.

Selain itu, telah disita sejumlah data di lantai enam pada pukul 15.00 WIB. Polisi menemukan uang sebesar Rp 95 juta dan Rp 1 miliar dalam bentuk tabungan di lokasi penangkapan.
Usai OTT, Presiden Joko Widodo langsung terjun ke tempat kejadian perkara (TKP). Hadir pula Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk melakukan pemantauan. (Put/jpg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.