Syal Pelengkap Gaya

TANGERANG,SNOL Cuaca Indonesia yang panas membuat fungsi syal tak terlalu banyak. Namun, keberadaan kain yang melingkar di leher ini tetaplah penting. Bukan sekadar untuk menahan hawa dingin melainkan sebagai salah satu cara menambah gaya berpakaian.

Nopianti (24), warga Kota Tangerang mengungkapkan model syal kini semakin beragam. Dia mengaku senang mengenakan syal karena kain sepanjang 1,5 meter itu mampu melengkapi gaya busananya. Sebab, gadis yang kerap disapa Opi itu sangat suka memakai baju polos atau jarang motif. Sehingga, dibutuhkan syal untuk ,menutupi bagian leher.

“Syal ini buat mengisi kekosongan baju aku. Aku kan suka baju-baju yang polos, pengganti aksesoris yah pakai syal,” ujar perempuan berambut pirang ini. Dia mengaku, syal memberikan kenyamanan dan kulitnya pun tidak gatal ketika memakai kain tersebut. Berbeda halnya jika dia memakai aksesoris berupa kalung yang terkadang menimbulkan gatal saat berkeringat.

Model yang paling sering dipakai Opi yaitu syal simpul. Menurutnya, syal model ini sangat mudah diaplikasikan. Cukup membagi dua syal dan kalungkan dengan bagian depan di belakang leher. Kemudian, masukkan kedua ujungnya ke dalam lingkaran dan tarik ke depan leher.

“Meski simple tetap elegan, banyak sih model lainnya aku biasanya menyesuaikan baju dan motif bajunya,”ungkapnya sambil tersenyum.

Model lainnya yang biasa diaplikasikan dalam memadupadankan penampilan adalah model kepang dan pita. Katanya, bentuk syal yang panjang membuat pecinta fashion semakin banyak kreasi baru.

“Yang penting tidak polos nanti dibilang kerudung lagi, kalau syal lebih pendek dan tipis bahannya,” tutur gadis Capricorn ini.

Cut Niken pecinta fashion menuturkan, bahan yang digunakan syal lebih lembut, pendek, dan tipis. Kebanyakan terbuat dari bahan sifon, wol, katun, dan ceruty. Bahan-bahan tersebut, akan memberikan kesan yang berbeda pada penggunanya.

Niken paling suka mengaplikasikan model syal simpul numpuk. Simpul ini akan memperlihatkan penampilannya lebih berisi dari tubuhnya yang kurus dan tinggi. Memang terlihat menumpuk di bagian leher, namun kesannya menjadi lebih kasual.

“Model simpul numpuk ini yang paling aku suka, jadi lebih berisi saja terlihatnya,” paparnya.

Meski menumpuk, Niken tetap merasa nyaman memakainya. Bahan yang bagus dan pemilihan motif syal yang tepat menjadi faktor utamanya tetap percaya diri. Cuaca panas pun tidak membuatnya merasa gerah dan terganggu.

“Sejauh ini nyaman saja,” pungkasnya. (widiawati/gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.