Magic Iris, si Mungil Ramah Lingkungan

SERPONG,SNOL Melalui ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015, produsen mobil India, PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) memperkenalkan produk Tata Magic Iris ke pasar Indonesia.

Mobil mungil yang cocok untuk dipakai di jalan-jalan kecil dan padat tersebut, cukup menyedot perhatian pengunjung yang datang dalam ajang otomotif yang digelar di ICE-Serpong, Tangerang ini.

Selain bentuknya yang unik, yang membuat mobil ini berbeda adalah penggunaan CNG (Compressed Natural Gas) sebagai bahan bakarnya. Dengan bahan bakar tersebut mobil yang dinegara asalnya India telah diproduksi sejak 4 tahun lalu ini di klaim lebih irit sehingga murah biaya operasionalnya serta lebih ramah lingkungan.

“Di India, karena lebih aman dan hemat, Tata Magic Iris telah mulai menggantikan kendaraan roda tiga seperti bajaj,” papar Presiden Direktur PT Tata Motors Distribusi Indonesia Biswadev Sengupta.

Dengan kapasisitas mesin 611 cc, Tata Magic Iris memiliki kapasitas 4 orang yakni seorang pengemudi dan tiga penumpang dewasa. Bentuknya yang mungil diyakini cocok dengan karakter jalanan di Indonesia yang padat. Kemampuan manuver di jalanan kecil dan padat diklaim telah terbukti saat digunakan di jalanan India.

“India juga memiliki kondisi dan karakter jalanan yang sama dengan kita. Selain itu, bahan bakarnya juga cukup banyak di Indonesia dan lebih murah yakni CNG,” ucap Sengupta.

Tenaga yang dihasilkan Tata magic Iris mencapai 9,9 kW pada 300 rpm dan torsinya 39 Nm pada 1.600 – 1.800 rpm dengan kapasitas tangki 10 kg atau setara dengan kemampuan jarak tempuh hingga 220 kilometer.

Public Relation Manager TMDI, Kiki Fajar menambahkan, sasaran yang bakal dibidik Maigic Iris adalah para konsumen peralihan dari motor ke mobil yang saat ini menggunakan motor roda tiga sebagai angkutan pengganti mobil.
Selain itu, tak sedikit masyarakat yang meminati mobil kecil ramah lingkungan dengan harga terjangkau. Jumlah mereka saat ini, kata Kiki, cukup banyak dan terus bertumbuh baik di kota besar maupun pinggiran kota.

“Kalau kita lihat di kota-kota, pinggiran kota, bahkan sejumlah pedesaan, banyak yang menggunakan motor itu. Baik sebagai sarana untuk pendukung kegiatan bisnis maupun mengangkut orang. Nah, kalau kita tawarkan mobil ini akan lebih pas, karena Iris ini bentuknya benar-benar mobil. Harganya pun sangat bersaing,” paparnya.

Namun begitu baik Sengupta mapun Kiki belum bersedia memastikan kapan mobil mungil itu diluncurkan di Tanah Air serta berapa kisaran harganya. Mereka menegaskan, saat ini pihaknya baru penjajakan. Yang pasti, jika nantinya benar-benar diluncurkan, maka sasaran prioritas baru di areal perkotaan karena pertimbangan ketersediaan bahan bakar CNG baru tersedia dan mudah didapatkan di perkotaan.(widiawati/hendra/satelitnews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.