Lima Wisatawan Ditelan Ombak di Selat Banten

Seorang Ditemukan Tewas, Empat Hilang

SERANG,SNOL Keganasan ombak di Selat Banten kembali menelan korban. Seorang pelancong warga Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang hilang ditelan Pantai Pelet Desa Bandulu, Anyar, Kabupaten Serang, Minggu (17/7).

Di hari yang sama, empat orang terseret ombak di Pantai Tanjung Peni Kota Cilegon. Di lokasi ini, seorang dinyatakan tewas sedangkan tiga lainnya belum ditemukan.

Warga Kabupaten Tangerang yang hilang terseret ombak Pantai Pelet bernama Agung Priyanto (20). Wisatawan ini merupakan warga Kampung Pasir Randu Desa Kadu Kecamatan Curug.

Peristiwa tenggelamnya Agung terjadi sekitar pukul 09.45 WIB. Saat itu korban yang merupakan wisatawan dari rombongan Gapas Family berenang bersama dua kawannya, Cecep (29) dan Rizki (23). Ketiganya berenang meski koordinator rombongan sudah mengingatkan agar ber kumpul terlebih dahulu.

Tak lama setelah berenang, ketiga orang tersebut berteriak minta tolong kepada petugas yang tidak jauh dari pos Polairud Polda Banten. Petugas yang berjaga pun mengambil tindakan penyelamatan. Cecep dan Rizki berhasil di selamatkan. Namun nahas, Agung yang merupakan warga Kampung Pasarandu, Curug, tidak dapat ditarik ke daratan.

Polairud Banten bersama tim SAR BPBD Kabupaten Serang dibantu warga dan nelayan setempat langsung melakukan pencarian. Petugas Pos Polairud Polda Banten, Barato Seno Bagus mengaku pihaknya masih kesulitan dalam melakukan pencarian korban. Sebab, saat masih terkendala oleh ombak yang besar.

“Untuk memudahkan pencarian kita turunkan satu kapal longboat dan dua unit kapal raberboat,” ungkapnya.

Kepala Desa Bandulu, Yepi mengatakan terkait kejadian tersebut pihaknya bersama warga akan terus turun ikut membantu pencarian. Ia berharap, korban segera diketemukan agar tidak terjadi kepanikan berlebih pada wisatawan lain

Kepala Seksi Penanggulan dan Bantuan Teknis pada BPBD Kabupaten Serang, Hotman Siregar mengimbau, kepada wisatawan untuk berhati-hati ketika berekreasi di Pantai Anyar. Pasalnya, saat ini kondisi ombak di Selat Sunda sedang tinggi.

“Saat ini ombak sedang tinggi, kepada wisatawan dimbau untuk lebih berhati-hati. Wisatawan yang tidak bisa berenang sebaiknya mengambil langkah aman untuk tidak berenang,” ungkapnya.

Selain di Pantai Anyar, peristiwa wisatawan terseret ombak juga terjadi di Tanjung Peni sekitar pukul 12.30 WIB, Minggu (17/7). Empat pelancong yang saat itu sedang berenang tiba-tiba tenggelam. Diduga akibat arus laut yang kuat dan ombak yang besar menyebabkan keempat korban langsung terseret dan hilang dari permukaan laut.

Korban tenggelam diketahui bernama Ranti (15), warga lingkungan Dringo Kulon RT 09 RW 03, Kelurahan Dringo, Kecamatan Citangkil; Dede Ramdani (33), warga Lingkungan Bulakan Barat, Kecamatan Purwakarta dan Muhajirin (25), warga Lingkungan Gempol Kulon, Kecamatan Purwakarta. Ketiganya warga Cilegon. Seorang korban lainnya bernama Suhardi (20), warga Lingkungan Sigendong, Kecamatan Mancak Kabupaten Serang.

Korban laka laut bernama Ranti dapat ditemukan tetapi dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Sementara Suhardi yang menolong Ranti turut tenggelam saat hendak menolong dua korban tenggelam lainnya. Saat ini, tiga orang yang belum ditemukan baik Dede, Suhardi dan Muhajirin masih dalam pencarian Tim Gabungan SAR Polair Polda Banten, Basarnas Banten dan nelayan setempat.

Kepala Seksi Penyelidikan Subdit Gakkum Polair Polda Banten, Kompol Abdul Majid yang dikonfirmasi membenarkan adanya insiden laka laut tersebut. Majid menduga keempat wisatawan itu tenggelam saat tengah berenang di lokasi dasar laut yang cukup dalam dan tidak dapat mengendalikan diri saat berenang.

“Seorang korban kita temukan bernama Ranti dalam kondisi sudah meninggal dunia. Sementara tiga orang lainnya belum kami temukan,” tuturnya, Minggu (17/7).

Empat wisatawan yang sedang berwisata di Pantai Tanjung Peni tenggelam di pantai yang tidak jauh dari Lokasi Pabrik PT Krakatau Daya Listrik, yaitu di Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon. Seorang wisatawan yang terseret ombak telah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, sementara tiga orang lainnya masih belum ditemukan.(nal/sidik/gatot/bnn/satelitnews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.